Sabtu , 21 April 2018

Setiap Abu Hurairah Mengucap Dzikir ini, SATU POHON TUMBUH DI SURGA

Foto Ilustrasi. waragainsteatingdisorder.com
Foto Ilustrasi. waragainsteatingdisorder.com

 

PANGGILAN dari SURAU – Dzikir merupakan kalimat pujian untuk mengingat Allah SWT. Tidak hanya dengan mulut dan kata, namun harus diresapi di dalam di dalam hati setiap maknanya. Tidak hanya menyejukkan hati, kalimat dzikir sejatinya adalah bentuk ibadah kepada Allah. Menjalankannya merupakan bentu ketaatan. Balasannya tentu saja kasih sayang dari-Nya.

Surga merupakan kabar yang benar adanya. Allah sendiri lah yang mengatakan hal tersebut di dalam Qalam-Nya. Tidak terbantahkan, begitulah Alquran mengabarkan tentang keindahan surga.

Untuk mendapatkannya ibadah lah yang menjadi syarat utama. Manusia diperintahkan mengumpulkan bekal dengan melakukan ibadah saat hidup di dunia. Salah satunya adalah dengan berdzikir kepada Allah SWT. Dzikir tertentu memiliki keeistimewaan tertentu.

Seperti dzikir berikut yang memiliki keistimewaan untuk menanam satu pohon di surga. Kalimat tersebut adalah Subhanallahi walhamdulillahi wa laa ilaha illallahu wallahu akbar (Mahasuci Allah, dan segala puji bagi Allah, dan tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, dan Allah Mahabesar)

Kisahnya adalah ketika Abu Hurairah sedang sibuk dengan aktivitasnya. Rasulullah SAW yang melihat aktivitasnya kemudian bertanya  “Wahai Abu Hurairah, apa yang engkau tanam?” Mendapat pertanyaan dari orang yang paling dicintainya itu, Abu Hurairah menjawab santun, “Sebuah tanaman milikku, ya Rasulullah.”

Baca Juga :   Masya Allah, Begini Rupanya Hidangan Pertama Penduduk Surga

Nabi Allah ini kemudian memperhatikan sahabatnya itu. Beliau kemudian menawarkan sesuatu yang begitu indah, “Maukah aku tunjukkan kepadamu suatu tanaman yang jauh lebih baik bagimu dari apa yang kau tanam?” Mendapat tawaran nan menggiurkan dari Sang Nabi, Abu Hurairah menjawab antusias, “Tentu saja, wahai Rasulullah.”

Ucapkanlah,” sabda manusia junjungan itu, “Subhanallahi walhamdulillahi wa laa ilaha illallahu wallahu akbar (Mahasuci Allah, dan segala puji bagi Allah, dan tidak ada Tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, dan Allah Mahabesar)

Tutup beliau mengkahiri sabdanya yang diriwayatkan Imam Ibnu Majah dan Imam al-Hakim, “Setiap bacaan kalimat ini akan menumbuhkan satu pohon untukmu di surga.”

Sangat mudah bukan? Hanya membutuhkan sedikit waktu, namun begitu indah hadiah yang diberikan Allah kepada kita. Semoga, kita senantiasa bisa mengucapkannya meski dengan  kesibukan mendera setiap harinya.

“Subhanallahi walhamdulillahi wa laa ilaha illallahu wallahu akbar”  (pds)

wiwik setiawati
via infoyunik.com