Sabtu , 20 Januari 2018

Mufti Besar Saudi ini Bilang, PERINGATAN MAULID NABI SAW ADALAH PENYEMBAHAN BERHALA

saudi-grand-mufti-sheikh-abdulaziz-al-sheikh
Grand Mufti Saudi Sheikh Abdul Aziz Al Syaikh. foto muslimmoderat.com

 

PANGGILAN dari SURAU – Mufti Besar Wahabi Saudi, Syeikh Abdul Aziz Al Syaikh, menyebut perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk syirik. Dia menuntut agar perayaan yang diadakan di hari ini dihentikan.

“Perayaan seperti ini tidak ada dasarnya dalam agama Islam. Sebab itu, merayakan dan bersukacita di hari ini adalah cabang dari kebodohan dan khurafat.” Demikian klaim dari Abdul Aziz.

Kantor berita ABNA melaporkan, mufti Saudi ini menganggap perayaan hari kelahiran Rasulullah SAW sebagai penyembahan berhala. Ia memperingatkan agar perayaan semacam ini tidak diadakan lagi.

Fatwa kontroversial ini dirilis menjelang peringatan hari berkuasanya dinasti Saud di Hijaz. Dewan Fatwa Saudi menyebut hari ini sebagai Hari Nasional dan meminta agar hari ini dirayakan secara besar-besaran.

Syekh Abdul Aziz juga mengeluarkan pernyataan bahwa nama hari peringatan berkuasanya dinasti Saud harus diubah dari “Hari Nasional” menjadi “Hari Bersyukur.” Dia meminta warga Saudi menyemarakkan hari ini dan bersyukur kepada Allah atas kekuasaan dinasti Saud di negara ini.

Baca Juga :   Al-Azhar Keluarkan Fatwa, Game Pokemon Haram

Seperti diketahui, berdasarkan fatwa para mufti Wahabi, tahlil untuk orang mati dan tawasul dianggap sebagai syirik. Oleh karena itu pula, mereka menghancurkan makam-makam para tokoh Islam di Baqi’. Dengan dikeluarkannya fatwa ini, bisa jadi dalam waktu dekat kita akan menyaksikan penghancuran makam suci para sahabat tabiin lain di tanah haram.  (pds)

sumber muslimmoderat.com
Link : http://www.muslimoderat.com/2016/10/mufti-saudi-perayaan-maulid-nabi-saw.html#ixzz4NagZcNSK