Sabtu , 20 Januari 2018

Masya Allah, Usai Purna Tugas, Para Jenderal Polisi ini Memilih jadi Muballigh

Komjen Pol (Purn) Anton Bachrul Alam. foto islamedia/suratkabar.id
Komjen Pol (Purn) Anton Bachrul Alam. foto islamedia/suratkabar.id


PANGGILAN dari SURAU
– Mubaligh Derry Sulaiman mengunggah sebuah video di akun Facebook pribadinya,senin (14/11/2016), yang menampilkan mantan anggota kepolisian bernama Komjen Pol Anton Bachrul Alam.

Berbeda dengan penampilan saat menjabat sebagai anggota kepolisian, Anton saat ini berpenampilan lebih religius dengan mengenakan gamis, sorban dan menjalankan Sunnah Rasulullah dengan memelihara jenggot.

Dilansir dari Islamedia, dalam video berdurasi 12:47 menit tersebut, Anton diminta oleh Derry untuk menyampaikan nasihat kepada para generasi muda, khususnya bagi anggota kepolisian.

Anton kemudian menjelaskan bahwa agar generasi muda kepolisian memiliki kualitas yang bagus maka harus mencontoh Rasulullah Sholallohu ‘alaihi wasallah, yaitu dengan membangun manusianya.

“Jika manusia itu baik maka semuanya akan menjadi baik, sehingga perbaikan mental seperti generasi muda dan kepolisian itu memang harus diperbaiki dari individunya. Insha Allah kalau semua baik, Allah pasti akan memberikan jalan yang terbaik bagi mereka,” ujar Anton dalam video tersebut.

Selanjutnya Anton juga menjelaskan bahwa kepolisian perlu mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, dengan membangun trust building.

“Polisi ini perlu mendapatkan trust building dari masyarakat melalui pendekatan agama, jadi misalnya sedang ada pemeriksaan saksi, lalu terdengar adzan polisi tersebut ijin untuk sholat dahulu, tentu ini akan membuat masyarakat kagum dan lebih percaya kepada kepolisian,” imbuh Anton Bachrul Alam.

Baca Juga :   Meski Tersangka, TIDAK MENGGUGURKAN AHOK SEBAGAI CALON GUBERNUR
Komjen Pol (Purn) Anton Bachrul Alam. foto islamedia/suratkabar.id
Komjen Pol (Purn) Anton Bachrul Alam dengan pakaian dinas dan busana muslim. foto islamedia/suratkabar.id

Nama Anton sempat menarik perhatian publik saat menjadi Kapolda Jawa Timur dengan mewajibkan anggota kepolisian untuk menunaikan Sholat berjamaah tepat waktu dan menghimbau Polwan untuk mengenakan hijab.

Bahkan dalam beberapa kesempatan Anton juga sering muncul dengan mengenakan balutan sorban, meskipun masih dalam seragam dinas.

Pada masanya ini pulalah Anton Bachrul Alam diketahui sebagai salah satu tokoh di kepolisian yang getol memperjuangkan kaum muslimah di kepolisian bisa mengenakan hijab saat bertugas, seperti yang saat ini sudah umum kita jumpai di lapangan.

Sebelumnya memang TNI Polri melarang anggotanya yang wanita untuk mengenakan hijab saat bertugas. Aturan ini berubah mulai tahun 2014/2015. Hal ini tak lepas dari perjuangan Anton Bahrul Alam.

Anton memasuki masa pensiun dari kepolisian pada 1 September 2014 dengan posisi sebagai Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri dengan pangkat Komjen Pol.

Anton mengakui kehidupannya setelah pensiun dengan lebih mendekat kepada Allah membuat hidupnya lebih tenang. Karenanya saat ini Anton lebih banyak menghabiskan waktunya dengan melakukan syiar dan dakwah agama Islam.

Ia pun kini lebih aktif dalam kegiatan pertemuan umat Islam (Ijtima’) di berbagai daerah dan meluangkan waktu Dakwah dari masjid ke masjid.  (pds)

sumber suratkabar.id

 

Simak videonya berikut ini :