Masya Allah, Begini Rupanya Hidangan Pertama Penduduk Surga

Tahukah Anda?  Ternyata ini hidangan pertama yang Allah sajikan spesial untuk penduduk surga. Dan hidangan ini memiliki kenikmatan tujuh ribu kali lipat dari hidangan biasa di dunia.

 

Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi
PANGGILAN dari SURAU – Surga merupakan tempat terindah yang diciptakan Allah SWT bagi setiap hamba-Nya yang senantiasa beriman dan beramal shaleh. Di dalam surga para penghuninya akan diberikan kenikmatan sebagai balasan atas amal yang telah diperbuatnya semasa hidup di dunia.Di antara kenikmatan yang diperoleh para penghuni surga adalah makanannya. Kelak para ahli surga akan mencicipi nikmatnya makanan yang telah disediakan. Bahkan hidangan pertama yang diperuntukkan bagi mereka memiliki rasa tujuh ribu kali lipat lebih nikmat dibandingkan dengan makanan terlezat di dunia.

Bahkan hanya dengan memandanginya saja sudah sangat menggugah selera. Sehingga tidak ada satu manusia pun yang menolak untuk mencicipi hidangan pertama ini. Lantas seperti apakah nikmatnya hidangan pertama para ahli surga tersebut ?

Dalam sebuah riwayat hadits disebutkan bahwa hidangan pertama yang Allah SWT sajikan spesial untuk para penduduk surga merupakan bagian yang paling nikmat, yaitu hati ikan. Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,

Allah SWT menggenggamnya dengan tangannya, sebagaimana salah seorang dari kalian mengenggam rotinya di saat safar sebagai jamuan bagi penduduk surga.” Kemudian datanglah seorang yahudi yang mengatakan, “Semoga Ar Rahman memberkahimu wahai Abu Qasim (Rasulullah SAW), maukah engkau aku beritahu mengenai jamuan penduduk surga pada hari kiamat ? Rasulullah SAW pun menjawab,“Tentu saja”. Kemudian orang yahudi itu melanjutkan, “Maukah engkau aku kabarkan tentang lauk pauk mereka ? Dengan sapi dan ikan”. Maka Rasulullah dan para sahabat pun mengatakan, “Apakah lauk pauk mereka?” Yahudi itu kembali menjawab, “Sapi dan ikan, penduduk surga memakan bagian yang paling nikmat seperti hati sapi dan ikan yang bahkan lebih nikmat tujuh ribu kali lipat.” (Misykatul Mashobih, 18:136)

Kemudian dalam Shahih Bukhari, Abdullah bin Salam bertanya kepada Rasulullah SAW pada awal kedatangannya di Madinah, “Apakah yang pertama kali dimakan oleh penduduk surga?” Rasulullah SAW menjawab, “Hati ikan.”

Selanjutnya dalam Shahih  Muslim dari Tsauban disebutkan bahwa, “Ada seorang Yahudi yang bertanya kepada Rasulullah SAW, “Apa yang diberikan kepada mereka (para ahli surga) saat mereka masuk surga?” Maka Rasulullah SAW pun menjawab, “Hati ikan.” Kemudian Yahudi itu bertanya lagi, “Apa menu selanjutnya?” Rasulullah SAW pun menjawab, “Disembelihkan untuk mereka sapi surga yang mereka makan dari ujung-ujungnya.” Lalu Yahudi itu kembali bertanya, “Apa minuman mereka ?” Rasulullah pun menjawab, “Minuman mereka diambil dari mata air salsabila.”Lalu orang Yahudi itu mengatakan, “Engkau benar.”

Baca Juga :   Inilah Berbagai Misteri Tentang Lailatul Qadar, yang Wajib Anda Ketahui

Setelah dihidangkan hati ikan, para penghuni surga kemudian disuguhkan daging sapi surga, dan daging burung panggang serta minumannya berasal dari mata air salsabila.

Selain itu Allah SWT juga menjanjikan akan memberikan semua makanan dan minuman yang dipilih oleh para penghuni surga. Mereka bebas untuk makan dan minum sepuasnya sesuai selera.

Sebagaimana disebutkan dalam surat Ath-Thur ayat 20-22 bahwa, “Dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka inginkan.

Allah SWT memberikan izin bagi para penduduk surga untuk menyantap makanan dan minuman sesuai dengan yang mereka pilih. Dalam hal ini Allah SWT berfirman bahwa, “Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu.” (QS. Al-Haqqah: 24)

Kemudian juga disebutkan bahwa di dalam surga juga terdapat lautan yang berisikan air, lautan khamr, lautan susu dan lautan madu. Selain itu terdapat pula sungai-sungai disurga yang berasal dari lautan-lautan ini. Kemudian di dalam surga juga terdapat berbagai macam mata air.

Allah SWT berfirman bahwa, “Sesungguhnya orang-orang yang berbuat kebajikan minum dari gelas (berisi minuman) yang campurannya adalah air kafur. (yaitu) Mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al Insan: 5-6).

Kemudian, “Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe. (Yang didatangkan dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil.” (QS. Al Insan: 17-18). (pds)

gusnawati jamaris
via palingyunik.blogspot.co.id