Senin , 23 April 2018

Kenalkan, Gitaris Band Cadas yang Pakai Burka

Jarang-jarang ada player band wanita yang memakai burka dan cadar, apalagi musik yang dimainkannya beraliran keras, heavy metal.

 

Gisele saat beraksi bersama grub band metal. Foto Reuters
Gisele saat beraksi bersama grub band metal. Foto Reuters

 

PANGGILAN dari SURAU –  Anggota grup band metal biasanya adalah orang-orang berwajah gahar dan penuh tato. Inilah Gisele Marie, perempuan dengan burka dan cadar yang menjadi gitaris band metal.

Gisele Marie adalah perempuan asal Brazil yang saat ini sedang mengerjakan album metal pertamanya dengan grupnya. Gisele sendiri sudah lama menyukai musik metal. Ia adalah penggemar gitaris heavy metal Randy Rhoads.

 

Gisele saat beraksi bersama grub band metal. Foto Reuters
Lihat,aksi menawan Gisele mencabik-cabik gitarnya. – Foto Reuters

 

Selama beberapa tahun Gisele telah bermain sebagai gitaris dalam band heavy metal kakaknya, Spectrus. Namun karena ada beberapa perbedaan, akhirnya Gisele memutuskan untuk keluar dari band kakaknya dan membuat band sendiri.

 

Gisele saat memilihmilih gitar di toko musik di Rio de Janeiro. - Foto Reuters.
Gisele saat memilihmilih gitar di toko musik di Rio de Janeiro. – Foto Reuters.

 

Grup band barunya hingga saat ini belum diketahui namanya. Gisele berkata ia tidak akan mengungkapkan nama bandnya hingga waktu peluncuran album barunya di tahun depan sudah dekat.

 

Menurut pengakuan Gisele, ada sejumlah orang yang syok saat melihat perempuan dengan burka dan cadar bermain musik metal. Namun ada juga orang yang melihat Gisele dan menganggap ia menarik serta keren.

 

Baca Juga :   Polisi AS Akhirnya Berhasil Menangkap PENEMBAK MATI IMAM MESJID NEW YORK

Gisele berkata bahwa ia tidak peduli pada pendapat orang lain tentang burka yang ia pakai. Ia hanya ingin orang lain tahu bahwa Islam adalah agamanya dan musik adalah profesinya. Gisele berkata bahwa agama yang ia anut seharusnya tidak mempengaruhi profesi yang dipilihnya tersebut. Perempuan ini yakin ia telah membongkar stereotype dan ingin orang lain untuk tidak takut melakukan hal yang serupa.  (pds)

sumber Dailymail.co.uk
via intisari online