Ternyata Hanya Empat Hal ini, Yang Allah SWT Ciptakan Langsung dengan Tangan-Nya

Hanya empat hal ini yang diciptakan Allah langsung melalui Tangan Nya, sementara yang lainnya ada dan terjadi hanya dengan ucapan “Kun”.

Above The Clouds space earth black planet orbit.
Above The Clouds space earth black planet orbit.

PANGGILAN dari SURAU – Allah SWT adalah Tuhan Semesta Alam. Ia menciptakan semua makhluk yang ada di bumi dan langit hanya untuk satu tujuan, yaitu menyembah kepada-Nya.Bukan hanya makhluk hidup, bahkan benda-benda yang terlihat diam dan mati sekalipun juga menyembah Allah SWT dengan caranya sendiri.

Namun tahukah Anda,  sesungguhnya dari semua ciptaan-Nya,  ternyata hanya ada empat hal yang Allah SWT ciptakan langsung dengan tangan-Nya. Sementara yang lainnya diciptakan dengan ucapan “Kun” (terjadilah).

Keempat hal ini merupakan permulaan dari segalanya. Cikal bakal kehidupan yang ada di bumi dan di langit. Kemudian untuk menyempurnakannya, Allah SWT menjadikan makhluk-makhluk lainnya dengan ucapan “kun”. Lantas, apa saja empat hal yang Allah SWT ciptakan langsung dengan tangan-Nya tersebut ?

Dalam sebuah riwayat dari sahabat Abdullah bin Umar bin Khattab ra pernah berkata bahwa, “Allah SWT menciptakan empat hal dengan tangan-Nya, yaitu Al-‘Arsy, Al-Qalam (pena), surga Al-‘Adn, dan Adam.”   Lalu Allah SWT berfirman kepada Semua Penciptaan yang lainnya, “Kun” (jadilah), maka jadilah ia.”

(HR. Hakim dalam Mustadrak, Adz-Dzahani berkata dalam At-Talkhis “shahih”. Kemudian diperkuat oleh At-Thabrabi dalam tafsirnya)

Lalu ad-Daarimiy dalam ar-Radd alal Muraiysi, Ibnu Jarir AtThobary dalam Tafsirnya, Al-Baihaqy dalam Asmaa’ was-Sifaat, dan Adz-Dzahaby menyatakan bahwa hadits ini sanadnya kuat. Selain itu hal ini juga menunjukkan bahwa makna “Tangan Allah” di dalam hadits ini adalah makna secara hakiki.

Sebagai orang yang beriman kita meyakini bahwa Allah Ta’ala memiliki Tangan yang sempurna, berbeda dengan tangan makhluk ciptaan-Nya dan kita tidak mengetahui serta tidak boleh menanyakan bagaimana atau seperti apa tangan Allah.

Sebagaimana Imam Syafi’i menyatakan bahwa, “Kita menetapkan sifat-sifat Allah  SWT yang datang dari Al-Qur’an dan disebutkan dalam As-Sunnah atau hadits Nabi dan kita hilangkan penyerupaan (Allah SWT dengan makhluk-Nya). Sebagaimana Allah SWT menghilangkan keserupaan dari dirinya dan Firman-Nya yang berarti, “Tidak ada yang semisal dengan-Nya suatu apapun.” (QS. Asy-Syuro :11)

Pernyataan Imam Syafii ini diriwayatkan oleh Adz-Dzahabi dalam Siyar A’lamin Nubalaa’ (15/123)dan dikutip dari buku “Akidah Imam Al-Muzani (murid Imam Syafii)

Sehingga dari penjelasan di atas bisa kita ketahui bahwa empat hal yang Allah SWT ciptakan langsung dengan tangan-Nya adalah Al-‘Arsy, Al-Qalam (pena), surga Al-‘Adn, dan Adam. Kemudian makhluk-makhluk lainnya Ia ciptakan dengan ucapan “Kun”.

 

Penciptaan Nabi Adam AS


Dalam surah Shaad ayat 75, Allah SWT berfirman bahwa, “Wahai Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Aku ciptakan dengan kedua Tangan-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri atau kamu (merasa) termasuk golongan yang (lebih) tinggi?

Dalam ayat ini jelas dinyatakan bahwa Allah SWT mempertanyakan alasan iblis enggan bersujud kepada Adam yang diciptakan Allah SWT dengan kedua tangan-Nya.Sehingga tidak seharusnya iblis merasa sombong terhadapnya (Adam). Ayat ini juga memperkuat bahwa benarlah jika Nabi Adam AS merupakan makhluk ciptaan Allah SWT yang diciptakan langsung dengan kedua tangan-Nya.

Baca Juga :   TAKUT KORUPSI BAU PARFUM, Khalifah ini Menutup Hidungnya

Penciptaan Surga ‘Adn

Disebutkan dari Al-Mughirah bin Syu’bah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Musa bertanya kepada Rabbnya, “Apa saja ciri penghuni surga yang paling rendah kedudukannya?” Lalu Allah SWT menjawab, “Yaitu orang yang datang setelah semua penghuni surga dimasukkan ke dalam surga.” Kemudian dikatakan kepada orang ini, “Masuklah ke dalam surga!” Lalu orang ini menjawab, “Wahai Rabbku, bagaimana mungkin aku bisa masuk, sementara mereka sudah menempati tempat masing-masing dan mengambil bagian mereka?”

Maka dikatakanlah kepada orang ini, “Apakah engkau mau mendapatkan bagian kerajaan seperti seorang raja di antara raja-raja dunia?” Lalu orang itu menjawab, “Aku rela, wahai Rabbku.” Allah SWT mengatakan, “Itu bagianmu ditambah seperti itu, ditambah seperti itu, ditambah seperti itu” Kemudian pada kali kelima, orang itu mengatakan, “Aku rela, wahai Rabbku.” Maka Allah SWT mengatakan, “Ini bagianmu ditambah sepuluh kali lipatnya. Dan engkau mendapatkan apapun yang engkau inginkan dan matamu menyukainya.

”Lalu orang itu berkata, “Aku rela, wahai Rabbku.” Kemudian Musa mengatakan, “(Bagaimana dengan) orang yang paling tinggi kedudukannya?” Lalu Allah SWT menjawab, “Mereka itu adalah orang pilihan-Ku, Aku menanam kemuliaan mereka (yaitu balasan surga ‘adn) dengan tangan-Ku sendiri, dan Aku menutup (kemulian itu), ia belum pernah terlihat mata, belum pernah terdengar telinga dan belum pernah terdetik dalam hati.” Perawi berkata, “Dalilnya terdapat dalam firman Allah, “Tak seorang pun mengetahui berbagai nikmat yang disembunyikan dari mereka …” sampai akhir ayat. (QS. As-Sajdah: 17).(HR. Muslim no. 189)

Akan tetapi, ada juga ulama yang berpendapat bahwa kitab Taurat juga ditulis dengan tangan Allah SWT. Sebagaimana yang dinyatakan oleh Syaikh Al-‘Utsaimin bahwa, “Ahli ilmu berkata, Allah SWT telah menulis kitab Taurat dengan tangan-Nya dan membuat/menanam surga ‘Adn dengan tangan-Nya.” (Syarh Aqidah Al-Wasithiyyah, Maktabah As-Salafiyyah)

Hal ini juga diperkuat oleh Imam Muslim yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Adam dam Musa berdebat, kemudian Musa berkata, “Wahai Adam, engkau adalah nenek moyang kami, engkau telah mengecewakan kami dan mengeluarkan kami dari Surga.”

Lalu Adam menjawab, “Wahai Musa, Allah SWT telah memilihmu untuk berbicara dengan-Nya dan Dia telah menuliskan untukmu (kitab Taurat) dengan tangan-Nya. Apakah engkau mencelaku terhadap sesuatu yang telah ditakdirkan Allah 40 tahun sebelum Ia menciptakanku ?” Lalu Rasulullah SAW bersabda, “Maka Adam mengalahkan Musa dalam hujjahnya, maka Adam mengalahkan Musa dalam hujjahnya.” (HR. Muslim).  (pds)


gusnawati jamaris

via infoyunik.blogspot.co.id