Sabtu , 20 Januari 2018

Ini Alasannya Kenapa FUI Minta Baliho Mahasiswi Berjilbab di Universitas Kristen Duta Wacana Diturunkan

baliho ukdw
Ini dia baliho Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta yang diminta untuk diturunkan. foto paktiga.com

 

PANGGILAN dari SURAU – Forum Umat Islam (FUI) mendatangi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta. Mereka mendesak UKDW untuk menurunkan baliho promosi pendaftaran mahasiswa baru yang menampilkan foto tiga orang mahasiswa di mana salah satunya mengenakan jilbab. Pihak UKDW akhirnya menurunkan baliho promosi di depan kampusnya pada Rabu (07/12).

Terpisah Koordinator Angkatan Muda FUI Yogyakarta, Muhammad Fuad mengklaim tindakan anggotanya dilakukan berdasarkan adanya aduan masyarakat. Fuad menyebut ada keberatan umat Muslimin atas baliho promosi pendaftaran mahasiswa baru UKDW yang menampilkan perempuan berjilbab. Menurut dia, pemasangan mahasiswi berhijab sebagai iklan penerimaan mahasiswa baru, tidak pada tempatnya.

“Saya membantah bahwa FUI melakukan pencopotan baliho di UKDW (Baliho) dicopot mereka (UKDW) sendiri, bukan kami yang menurunkan. Kami mempunyai hak untuk keberatan,” kata Fuad.

“(Soal ancaman) kami tugasnya memfilter. Kami sampaikan bahwa jangan sampai kaum muslim yang lain mencopot sendiri. Kalau kejadiannya seperti itukan jadi tidak bagus,” papar Fuad ketika dihubungi merdeka.com, Kamis (08/12) siang.

Rektor UKDW Henry Feriadi menceritakan bahwa kampusnya sempat dua kali didatangi oleh FUI. Kedatangan pertama, pada Rabu pukul 09.00 WIB. Ketika itu ada dua orang yang mendatangi UKDW. Keduanya meminta kepada UKDW untuk menurunkan baliho promosi karena dianggap mengandung simbol agama tertentu dan tidak meminta izin kepada ormas tersebut.

“Ada dua orang yang datang, atas nama Forum Umat Islam dan Aliansi Jurnalis Islam Bersatu,” ujar Henry di Ruang Sidang Sidang Harun, Kamis (8/12).

Baca Juga :   Wow, Aksi Bela Islam III Dipersiapkan, HABIB RIZIEQ SERUKAN REVOLUSI

Henry menjabarkan bahwa kedatangan kedua sekitar pukul 12.00 WIB. Kali ini ada enam orang dari FUI yang mendatangi UKDW. Mereka datang membawa tambahan tuntutan. FUI tak hanya ingin baliho di depan UKDW saja yang dilepas. Namun semua baliho UKDW yang ada di 5 titik di Yogyakarta juga turut diminta melepas.

Henry menerangkan bahwa ormas yang datang sempat memberikan ancaman. Apabila baliho tidak dilepas maka akan ada pengerahan massa yang lebih banyak lagi.

“Kami menyanggupi permintaan dari FUI. Tetapi deadlinenya diundur hingga Kamis (08/12) sore. Sebab untuk melepas baliho promosi tersebut harus berhubungan dengan pihak advertising. Jadi tidak bisa langsung dilepas,” jelas Henry.

Henry menambahkan bahwa foto tiga mahasiswa yang terpampang di baliho promosi milik UKDW tersebut kesemuanya merupakan mahasiswa UKDW. Mereka adalah mahasiswa yang berprestasi.

“Model yang terpampang di baliho UKDW merupakan mahasiswa UKDW yang berprestasi. Jadi layak dimasukkan. Pihak kampus tidak melakukan rekayasa apapun dalam pengambilan gambar untuk baliho,” ungkap Henry.

“Baliho tersebut mencerminkan gambaran dinamika kehidupan di UKDW dengan 3.800 mahasiswa yang 7 persennya adalah muslim. UKDW itu seperti Indonesia Mini,” tutur Henry.

Sementara itu Forum Persaudaraan Rakyat Cinta Indonesia (FPRCI) mengecam aksi FUI itu. Menurut Pegiat FPRCI, Lestanto Budiman, penurunan baliho bergambar mahasiswi berjilbab di baliho promosi UKDW tidaklah tepat.

“Pemerintah harus melakukan pembinaan kelompok tersebut,” terang Lestanto. (pds)

sumber merdeka.com

sumber link